DINAMIKA PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG PERKAWINAN YORDANIA: Integrasi Nilai Syari’ah dan Standar Hak Asasi Manusia

Main Article Content

Dliya'uddin Achmad
Umul Baroroh
Agus Nurhadi
Achmad Tubagus Surur

Abstract

This study analyzes the dynamics of the formation of Jordan's Marriage Law in the context of tensions between Sharia values and human rights standards. The complex political negotiations in the process of forming Jordan's marriage law between reformist groups promoting gender equality in accordance with CEDAW, and religious authorities and conservative groups adhering to classical fiqh interpretations, make Jordan a crucial case study for understanding the dialectic of law in the modern Muslim world. Using a socio-historical approach and descriptive qualitative methods, this literature study examines the legislative process of Law No. 36/2010. The results show that the harmonization achieved is partial and represents a political compromise rather than a complete philosophical integration. Reforms such as the standardization of the age of marriage accompanied by a dispensation clause reflect the state's negotiation between the demands of human rights activists and conservative religious resistance. The study concludes that this law represents an evolutionary modern ijtihad, in which normative reconciliation is more of a negotiation of interests, so that the future of Jordanian family law is expected to continue to follow a pattern of gradual and compromising reform.


[Penelitian ini menganalisis dinamika pembentukan Undang-Undang Perkawinan Yordania dalam konteks ketegangan antara nilai syariah dan standar Hak Asasi Manusia (HAM). Negosiasi politik yang kompleks dalam proses pembentukan undang-undang perkawinan Yordania antara kelompok reformis yang mendorong kesetaraan gender sesuai CEDAW, dengan otoritas keagamaan dan kelompok konservatif yang berpegang pada interpretasi fiqh klasik, membuat Yordania menjadi studi kasus yang krusial untuk memahami dialektika hukum di dunia Muslim modern. Pendekatan sosio-historis dan metode dualitatif deskriptif, studi kepustakaan ini mengkaji proses legislasi UU No. 36/2010 digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi yang dicapai bersifat parsial dan merupakan kompromi politik, bukan integrasi filosofis yang utuh. Reformasi seperti penyeragaman usia nikah diiringi klausul dispensasi, mencerminkan negosiasi negara antara desakan aktivis HAM dan resistensi konservatif agama. Simpulan penelitian menyatakan bahwa UU ini merepresentasikan ijtihad modern yang evolutif, di mana rekonsiliasi normatif lebih merupakan negosiasi kepentingan, sehingga masa depan hukum keluarga Yordania diperkirakan akan tetap mengikuti pola reformasi bertahap dan kompromistis].

Article Details

Section
Articles

References

Abdoeh, Nor Mohammad, and M H I SHI. “Perbandingan Hukum Keluarga Di Dunia Muslim (Benua Asia, Afrika, Dan Eropa),” n.d.

Agustina, Arifah Millati. “Hak-Hak Perempuan Dalam Pengarusutamaan Ratifikasi Cedaw Dan Maqā Ṣ Id Asy-Syarī ‘ Ah” 9, no. 2 (2016): 201–10.

Ahmad, Rumadi. “Negosiasi Batas Akomodasi Negara Terhadap Agama: Perspektif Politik Hukum,” n.d.

Ali Trigiyatno, Siti Qomariyah, Eko Yuni Aryanto, Salafudin Yusuf, and Amat Sulaiman. “Pergeseran Hukum Keluarga Di Maroko Dari Mudawwanah Tahun 1957-1958 Ke Mudawwanah Tahun 2004.” Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam 25, no. 2 (2022): 233–47. https://doi.org/10.15642/alqanun.2022.25.2.233-247.

Alwathani, Muharrir. “Feminisme Dalam Bingkai Fikih Klasik Suara Yang Dibungkam.” Nihayah: Journal of Islamic Studies 1, no. 2 (2025): 459–75.

Asrori, Achmad. “Batas Usia Perkawinan Menurut Fukaha Dan Penerapannya Dalam Undang-Undang Perkawinan Di Dunia Islam.” Al-Adalah 12, no. 4 (2019): 807–20.

Azzura, Ghea, Sovia Lativa, and Muhamad Syahril Jumhur. “Peran Amerika Serikat Dan Inggris Terhadap Stabilitas Politik Dan Keamanan Yordania Dalam Perspektif Neorealisme.” Journal of Integrative International Relations 8, no. 1 (2023): 15–27.

Baharuddin. “Analisis Konsep Pembaruan Hukum Keluarga Islam (Studi Pada Negara Yordania).” Jurnal Kolaboratif Sains 8, no. 1 (2025): 606-611. DOI: 10.56338/jks.v8i1.6957. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6957.

Budiawan, Afiq. “Nalar Metodologi Pembaharuan Hukum Perkawinan Di Dunia Muslim.” Hukumah 01, no. 1 (2017): 21–32.

Bunyamin, Mahmudin. “Pembaruan Undang-Undang Perkawinan Yordania Dan Relevansinya Terhadap Pengembangan Hukum Perkawinan Islam Modern.” Asas 11, no. 2 (2019): 51–76. https://doi.org/10.24042/asas.v11i2.5597.

Fauzi Dahrial, Elimartati, Ramza Fatria Maulana. “Hukum Perkawinan Islam Di Bawah Tekanan Modernitas: Studi Historis Dan Yuridis Atas Reformasi Di Mesir, Turki, Pakistan, Dan Irak.” Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 03, no. 04 (2025): 3524–36.

Harahap, Adi Harmanto. “Kafaah Dalam Perkawinan: Menelaah Pembatasan Perpautan Usia Di Yordania Dalam Bingkai Hukum Islam, Keadilan Gender, Dan Relevansinya Di Indonesia.” Abhats: Jurnal Islam Ulil Albab 6, no. 1 (2025).

Harahap, Riska Harnysah Harahap & Risalan Basri. “Maqashid Ash-Sharia Principles In Child Protection.” El-Thawalib 3, no. 4 (2022): 691–701.

Herman, Izzul. “Dialektika Hak Asasi Manusia (Ham) Internasional Dengan Hukum Islam.” Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 1 (2018): 62–77.

Hermanto, Agus, Habib Ismail, Rahmat Rahmat, and Mufid Arsyad. “Penerapan Batas Usia Pernikahan Di Dunia Islam: Review Literature.” At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam Dan Muamalah 9, no. 2 (2021): 23–33.

In’am Awaluddin, Ahmad, and Rifky Nurhimawan. “Hukum Pengangkatan Anak Di Negara Muslim: Kajian Komparatif Atas Aspek Legal-Formal Dan Implikasi Yuridis.” SAMAWA: Jurnal Hukum Keluarga Islam 5, no. 2 (2025): 40–62.

Khoiroh, Ikmilul, A Hirzan Anwari, and Fitriana Deva Yanti. “Perbandingan Batas Usia Perkawinan Di Negara-Negara Muslim Asia Dan Afrika Utara: Kajian Yuridis Dan Sosio-Kultural.” Muslim Heritage 9, no. 2 (2024): 97–111.

Lilis Hidayati Yuli Astutik, & Muhammad Ngizzul Muttaqin. “Positifikasi Hukum Keluarga Di Dunia Muslim Melalui Pembaharuan Hukum Keluarga.” Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 20, no. 01 (2020): 55–65. https://doi.org/10.32939/islamika.v20i01.568.

M. Syarfi Iqbal, & Moh. Asyiq Amrulloh. “Pembatasan Usia Minimal Perkawinan Dalam Hukum Keluarga Islam Studi Komparasi Indonesia Dan Yordania.” As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 6, no. 2 (2024): 1448-1460. https://doi.org/10.47476/assyari.v6i2.6443.

Maratus, Nuril Farida. “Bias Patriarkhisme Dalam Regulasi: Analisis Undang-Undang Kesejahteraan Ibu Dan Anak (Kia) No. 4 Tahun 2024 Perspektif Legal Feminism.” IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies 5, no. 2 (2024).

Maryam, Rini. “Menerjemahkan Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (CEDAW) Ke Dalam Peraturan Perundang-Undangan (Translation Of Convention On The Elimination Of All Forms Of Discrimination Against Women (CEDAW) Into The Regulation Of Legislation).” Jurnal Legislasi Indonesia 9, no. 1 (2018): 99–118.

Muharam, Ricky Santoso. “Membangun Toleransi Umat Beragama Di Indonesia Berdasarkan Konsep Deklarasi Kairo.” Jurnal Ham 11, no. 2 (2020): 269.

Mulyani, Maulidia. “Menjembatani Mazhab Dan Hukum Positif: Kecenderungan Mazhab Dan Implementasi Wasiat Wajibah Di Dunia Islam Kontemporer.” Usrotuna: Journal of Islamic Family Law 2, no. 1 (2025): 26–67.

Muslim, Muslim, and A Khumedi Ja’far. “Perundang-Undangan Keluarga Islam Dan Cedaw Dalam Menjamin Hak-Hak Kekeluargaan Islam.” ASAS 11, no. 2 (2019): 158–69.

Nabila, Septia, Siska Yani, Nazirah Sukma, Nurul Afifah, Al Aziz, and Aulil Amri. “Reformasi Hukum Keluarga Islam Di Brunei Darussalam: Studi Atas Kodifikasi Dan Adaptasi Mazhab Syafi’i Dalam Konteks Modern.” El-Faqih: Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam 11, no. 1 (2025): 289–303.

Nasharuddin, Rifan, Syarifuddin Syarifuddin, and Ali Murtadho. “Transformasi Hukum Keluarga Di Tunisia: Studi Atas Reformasi Legislasi Dan Tantangan Sosio-Religius Dalam Perspektif Maqashid Al-Shariah.” Al-Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam Dan Kemanusiaan 7, no. 2 (2025).

Qorni, M Rafli Azrial Al. “Studi Komparasi: Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Dan Deklarasi Kairo,” n.d.

Quthny, Abu Yazid Adnan. “Reformasi Hukum Keluarga Islam Turki (Status Poligami Dalam Perspektif Teori Linguistik-Semantik Muhammad Shahrur).” Asy-Syari’ah: Jurnal Hukum Islam 2, no. 1 (2016): 1–34.

Rahim, Raisa, Husnul Khatimah, Quoies Hassan Karyono, Soraya Al Latifah, and Afdhalia Mahatta. “Marriage Age Limits in Islamic Context: A Comparative Study in Several Muslim Countries.” Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari’ah Dan Ahwal Al-Syakhsiyyah 6, no. 2 (2023): 233–50.

Rifâ, Dzakiyyah Fauziyah, and Nurwahidin Nurwahidin. “Feminisme Dan Kesetaraan Gender Dalam Kajian Islam Kontemporer.” Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia 7, no. 1 (2022): 172–82.

Sarim Karimullah, Suud. “Pembaruan Hukum Keluarga Di Yordania Dalam Tinjauan Maqashid Al-Syari’Ah.” Jurnal Al - Ilm 3, no. 1 (2021): 40.

Sunaryo, Sunaryo. “Studi Komparatif Antara Universal Declaration of Human Rights 1948 Dan the Cairo Declaration on Human Rights in Islam 1990.” FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum 5, no. 2 (2019).

Supyadillah, Asep. “Penerapan Syariah Dalam Konteks Negara Modern Di Dunia Islam.” Misykat Al-Anwar 27 (2016): 115–34.

Syahriana, Nur Alfy. “Komprehensivitas Regulasi Hak Dan Kewajiban Suami-Istri: Studi Komparatif Hukum Keluarga Islam Di Indonesia, Malaysia, Kuwait, Dan Yordania.” Usrotuna: Journal of Islamic Family Law 2, no. 1 (2025): 13–31.

Taufiqurrohman, Ahmad, and Hernandi Fajar Pamungkas. “Maqasid As-Syariah: Prinsip Dan Tujuan Dalam Islam.” At Tujjar 13, no. 2 (2025): 71–88.

Trigiyatno, Ali. “Suami Dipenjara Sebagai Alasan Cerai Gugat; Perspektif Fikih Dan Legislasi Negeri Muslim.” Arena Hukum 14, no. 2 (2021): 390–411.

Wahib, Ahmad Bunyan. “Reformasi Hukum Keluarga Di Dunia Muslim.” Ijtihad : Jurnal Wacana Hukum Islam Dan Kemanusiaan 14, no. 1 (2018): 1–19. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v14i1.1-19.

Willya, Evra. “PEMBAHARUAN HUKUM KEWARISAN DI DUNIA ISLAM (Studi Terhadap Radd Dalam Fikih Dan UU Hukum Keluarga Di Mesir, Syiria, Sudan, Dan Tunisia).” I’tisham: Journal of Islamic Law and Economics 3, no. 2 (2024).

Yahya, Mhd Fariz Haikal, Fahrezy Ramadhan, and Muhammad Iffandra Abrory. “Transformasi Sosial Dan Politik Di Negara-Negara Muslim: Studi Kasus Negara-Negara Muslim.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu 2, no. 2 (2025): 50–59.

Ys, Irsyad Al Fikri, and Asep Fu’ad. “Peran Maslahah Mursalah Dalam Legislasi Islam Kontemporer: Analisis Mazhab Dan Implikasi Kebijakan.” Equality: Journal of Islamic Law (EJIL) 3, no. 2 (2025): 31–46.

Zahro, Nur Fatimatuz, and Nur Nafisatul Fithriyah. “Batas Usia Pernikahan Perempuan Menurut Hadist Dan Implikasinya Dalam Negara Islam.” Al Manar 1, no. 1 (2023).